yang terpenting bukan lah orientasi pada emosi, isak tangis, atau rasa haru terhadap keindahan kata2 serta musik, tapi HATI kita yang menyembah. ibadah dan penyembahan SELALU berpusat pada Tuhan. bukan pada diri kita.
sekalipun pelayan yang melayani bukanlah pelayan yang terbaik yang pernah kita dengar, penyembahan yang kita lakukan dengan sungguh2 adalah penyembahan yang berkenan dihadapan TUhan^^. MCs or musicians don't matter^^
jadilah penyembah yang bergaya hidup menyembah. orang yang percaya pada-Nya akan bernafas sambil menyembah Dia. Tidur dan mandi pun di dalam hadiratnya... penyembahan yang benar berasal dari hati yang percaya. hati yang tulus ingin menyenangkan Dia.
sebuah kebenaran yang di bagikan oleh Tyas Affandi.
gue diubahkan mendengar ceramah ini. semoga temen2 juga bisa dibangkitkan kembali ingatannya mengenai penyembahan yang benar... dan mungkin mengalami hal yang sama seperti gue...
instropeksi diri, sebaik apakah diri kita?
seberapa banyak kita menyenangkan hati Tuhan saat segala sesuatunya sudah dekat?
ingat, pelayanan yang memberkati orang-orang tergantung pada hati hamba kita.
apakah tulus, atau sekedar mencari pujian? menggunakan ibadah untuk kepentingan
pribadi atau jstru menganggap ibadah seperti resital musik duniawi?
apakah kita masih membenci orang2 yang melayani bersama2 dengan kita?
pikirkan dengan hati, dengan imanmu...
may God bless you...


0 komentar:
Posting Komentar