Living Journal

a life time journey 세상에소리질러:사랑해

Disc Defragment @.@

Something wrong,something strange,something distorted,something out of place,and I don't know what it is..- Cindy Chandry's midnight tweet.

ini baru aja kelar ngobrol sama softspoken.
lucu, karena kali ini dia kerasan bertengger disekitar gue. setelah semua urusan kelar, dia kembali ke tempat gua main piano, jelas2 menunjukkan sikap ' gua butuh elo buat dengerin curhat gue~~~~' padahal dia kelihatan lelah dan kurang tidur.

dalam waktu 2 jam lebih, gue heran kenapa bisa begitu banyak hal yang kami bicarakan...

Semakin gua bicara sama dia, semakin gua tau dia, perasaan yang ada dalam diri gua makin membuncah... padahal apa yang kami bicarakan bukan hal yang enak didengar... kami membicarakan pergumulan dia yang sampai sekarang masih belum ada titik terang.. tapi bahkan dengan kelemahannya yang seperti itu, perasaan gua makin engga terbendung.

Karena semakin banyak hal yang kami bicarakan, gua semakin mengenal dia; gue ga bohong;

He's an amazing person.

sekarang akhirnya gua punya penjelasan kenapa gua suka sama dia.

karena dia punya karisma. karisma yang menggerakkan dunianya, orang-orang lain mengelilingi dia; Karisma yang menggerakkan gua.

Dia engga sadar, tapi tanpa sengaja dia yang mengatur dunianya sendiri. dibalik perawakan yang kelihatan ga punya daya, dia punya roh yang kuat. Karena itulah dia bisa masuk dalam kehidupan orang lain; bahkan terkadang merenggutnya dari mereka.

Ternyata ada satu anak dari kalimantan kemarin yang suka sama dia. Gue? ya jelas kesel lah. tapi kemudian gua sadar... bukan kaya begini mencintai orang. Saat sadar itu, gue bisa ikut tertawa dan senyum sama dia dengan tulus. dia sepertinya mengerti, karena matanya melembut saat ngeliat gua tersenyum. saat2 seperti itu gua ngerasa bangga sama diri sendiri.. kedekatan gue sama dia bukannya gak ada hasil, tapi gue bertumbuh banyak, belajar banyak. I'm not an envious little girl, annoying brat. tapi gua bisa menunjukkan sikap bahwa siapapun yang ada dihatinya, meskipun ga ada tempat buat gue, gue tetep menghargai dia. Ketika ada rasa cemburu muncul, gua langsung memposisikan diri sebagai teman, bahkan teman pria.

tapi dia bilang dia sudah membentengi, memberi jarak sama anak itu. padahal anak itu cantik loh :p *hush, ke, jangan mikir aneh2!* (kalimat yang satu ini jelas2 sisi egois gue)

gua juga bersyukur, melalui pembicaraan malam ini gua akhirnya bisa melihat makin jauh kedepan... rencana Tuhan mungkin ga bisa kita mengerti.. tapi bila memang harus menunggu, gua akan menunggu sampai pria itu datang dalam hidup gua. mungkin 10 tahun lagi, mungkin 5 tahun lagi, mungkin orang itu bukan softspoken, mungkin orang itu seseorang dimasa depan yang sekarang belum gua kenal... tapi gua mau percaya sama hati gua yang saat ini sayang sama dia, merasa nyaman sama dia. either masalah kami bakal bersatu atau engga, itu urusan dan izin Tuhan. Intinya adalah berserah, yakin dan percaya. (Belakangan gua makin paham maksudnya berserah. Thanks a lot, GOD... I Love you :****) hahaha

masalahnya disini:

yang seringkali bikin gua galau adalah karena gua terlalu yakin bahwa dia memilih gue.

hari ini gua semakin disadarkan; dia punya beban yang besar dipundaknya. sesuatu yang seperti gua bilang, selain sama Tuhan, dia gak bakal menemukan ketenangan. dan diantara pergumulan dia yang segudang itu, gua tau dan akhirnya bener2 sadar; porsi gua hampir gak ada disana.

waktu akhirnya sadar, lagi2 gua tersenyum ke diri sendiri.. gak ada gunanya gua pusingin dia... karena dia pasti udah ga ada cukup tenaga untuk mikirin gue... sejujurnya abis itu gua lega banget :P meskipun butuh waktu sekitar 10 menit untuk ngilangin sesak napasnya... ^^;;;

ada hal yang cukup bikin hepi...

setiap kali dapet kesempatan bicara sama dia, gua seringkali berusaha memberi dia gambaran tentang perjuangan gua suka sama dia... dan ketika dia bergumul, gua berdoa agar apapun yang gua bicarakan bisa membuka wawasan (kembali) buat dia... gue engga maksa dia untuk mengerti dan mendengar, tapi gua bersyukur tadi dia mendengar dengan baik. dan dari ekspresinya gua tau dia mendengar, dan paham...

bahwa mungkin gua engga bisa memberi jalan keluar, dan mungkin gua engga bisa menghibur; tapi gua mau dia tau gua mengerti situasinya. Belakangan Tuhan buat gua ngerti dengan caraNya, dan berkat itu sekarang gua jadi paham perasaannya Softspoken. dan tadi gua sudah buat dia tau; bahwa gua bisa merasakan- apa rasanya engga bisa ngomong sama siapapun selain Tuhan.
Gua juga tau, apapun yang gua bicarakan, siapapun yang nasihatin dia, sebaik apapun orang memperlakukan dia, engga ada apapun dan siapapun yang bisa membuat dia merasa lebih baik-selain Tuhan. dan gua sangat bersyukur waktu dia mengangguk, tersenyum dan bilang, "kok kamu tau -ngerti, ya~"

dia bilang dia sempet engga bisa tidur sampai subuh berapa hari yang lalu.

gua pernah baca satu tweet -sialnya gua gak inget dari siapa.

" mencintai orang adalah ketika semua terasa menyesakkan, kamu merasa jauh lebih baik saat bicara sama dia."

hanya sedikit aja, gak perlu sampe sedalam itu, gua harap perasaannya bisa lebih ringan setelah bicara sama gua... Tuhan, tolong berikan dia tidur yang baik... berikan dia sukacita...

karena
gua suka denger tawanya waktu dia menemukan kesamaan dalam pola pikir kami, kesamaan dalam pandangan kami terhadap seseorang.
gua suka ekspresi matanya waktu dia mengerti.
gua suka waktu dia mengatakan sesuatu yang dia alamatkan sebagai "istilah tingkat tinggi", yang berarti dia bilang, "cuma kita berdua yang mengerti".
gua suka ketika tawa kami saling menimpa, saat kami mengerti maksud masing2.
Suka saat dia benar2 tertawa, tertawa dari hati dan matanya memancarkan itu.
gua suka saat bisa merasakan emosinya, menarik napas berat yang sama.
Gua suka saat bisa mergokin dia -briefly-mengamati gua, dan dia sendiri terkejut sama kelakuannya. mungkin tanpa sadar dia merasa kenyamanan itu sudah hadir di dalam diri dia? *hope so*
gua suka waktu dia mengedipkan kedua matanya dengan manis, sesekali disaat gua bener2 sedang memperhatikan dia.

tapi gua takut, karena semua kelakuannya membuat gua menumbuhkan ikatan dalam hati gua.

tadi bahkan gua sampe ngejelasin sama dia perasaan gua saat dikalimantan, gua menjelaskan bahwa setiap kali sudah terlalu intens sama dia, gua butuh waktu untuk istirahat, biar gua engga berharap banyak. tapi dikalimantan malah jadi makin deket, bahkan terlibat skinship dimobil ==a. dia ketawa renyah, menunduk dalam-dalam, sepertinya lagi-lagi terkejut dengan kejujuran gua.

gua takut, takut dia menganggap gua sama dengan perempuan lain yang suka sama dia. :(

senang, sedih, bingung, tersadar, makin sayang...

Something went wrong,something went strange,something was distorted,something is out of place, but I think i know what it is... it's my Heart. T.T

0 komentar:

Posting Komentar